Ilmuwan aja Setuju kalau hidung yang mungil bisa bikin Penampilan Awet Muda dan Lebih Imut jadi jangan suka ngatain pesek ya

Posted on

Mana yang punya hidung pesek? Ngaku aja deh, banyak kok yang nyamain, hehehe. Kadang suka heran, kenapa sih, orang yang berhidung pesek jadi objek bullying? Padahal hidung pesek juga merupakan ciptaan Tuhan yang harusnya kita syukuri. Hidung pesek merupakan wujud bahwa manusia diciptakan beragam dan memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan sebuah penelitian, sekelompok ilmuwan di Skotlandia telah menyimpulkan bahwa formula pamungkas untuk memiliki wajah imut dan nampak awet muda adalah hidung kecil, pipi tembem, dan dagu mungil

Loading...

Pantas kenapa cewek berhidung pesek sering nampak lebih lucu dan lebih belia daripada umur yang sebenarnya. Kebanyakan dari mereka bahkan terlihat baby face, ambil contoh Nirina Zubir atau Rina Nose

Kalau kamu termasuk orang yang sering di bully gara-gara punya hidung pesek, tips menjawab ejekan hidung pesek seperti ini bisa diterapkan. Yuk, simak!

  • Mancung itu produk luar negeri, pesek itu produk dalam negeri. Makanya, cintailah produk dalam negeri 🙂

Cintailah produk dalam negeri!

Harusnya kamu bangga punya hidung pesek karena jadi salah satu khas orang asia khususnya Indonesia. Berbeda dengan orang barat yang kebanyakan punya hidung mancung. Jadi ketika diejek, kamu bisa ngeles kalau kamu menerapkan asas cinta produk dalam negeri. Nggak kalah sama orang-orang yang pakai produk lokal, kan?

  • Kamu pilih mana, orang cantik berhidung mancung atau orang manis berhidung pesek?

Meski nggak sepenuhnya anggapan ini benar, tapi coba lihat sisi positifnya. Orang yang berhidung pesek biasanya punya karakter simpel dan nggak suka neko-neko. Lagipula cowok lebih suka cewek yang manis ketimbang cewek yang cantik, kok. Karena manis itu nggak ngebosenin. Kesimpulannya, orang berhidung pesek itu nggak ngebosenin. Haaaahaazeg!

  • Jangan salah ya, orang berhidung pesek mampu menjaga keseimbangan alam dengan menghemat oksigen

Sudah jadi barang pasti kalau orang berhidung pesek itu lebih hemat oksigen. Secara lubang hidungnya lebih sempit ketimbang mereka yang tidak berhidung pesek. Ini bukti bahwa kamu, orang berhidung pesek, sudah ikut berkontribusi untuk memerangi global warming. Orang yang punya hidung pesek itu sudah berbaik hati, karena rutin menyumbangkan jatah oksigen ke semua orang di dunia.

  • Hidung mungil menambah aura menggemaskan pada penampilannya, karena ukuran hidung yang kecil memang idientik dengan paras boneka.

Coba kamu perhatikan, hampir tidak ada boneka cantik yang digambarkan berhidung tinggi atau terlalu maju. Hidung mungil atau yang dalam bahasa Inggris disebut ‘button nose’ memang menambah kesan manis dan menghaluskan garis raut muka. Membuat pemiliknya terlihat lebih ramah dan lucu menggemaskan.

  • Kalau nggak ada dia yang pesek, hidup si mancung juga bakal kesepian, lhooh!

Kebanyakan orang yang ngejek si hidung pesek itu adalah mereka yang nggak punya hidung pesek atau berhidung nanggung. Kalau sudah begini, si mancung jadi nggak hits dong karena kalah ejekan. Kasian, kan? Harusnya si pesek dan si mancung bisa saling menghormati dan berjalan beriringan, bukan saling mencaci. Memang susah disatukan kalau kita nggak bisa menerima kekurangan satu sama lain.

  • Jangan ngatain pesek, nanti nyesel kalau ternyata pesek bisa jadi trending topic!

Terbukti lho, sesuatu yang biasanya jadi bahan omongan itu bakal naik ratingnya. Jadi kamu nggak usah khawatir tenggelam, justru kamu yang akan jadi trending topic diantara artis gosip lainnya. Asal jangan jadi sombong aja ya, nggak lucu ‘kan kalau kamu nyombongin hidung kecil yang imut-imut itu. Hehe

  • Eh, kalian jangan salah! Hidung pesek adalah orang yang selamat pertama kali saat ada banjir. Soalnya susah kemasukan air 😀

Kamu perlu tahu kalau si hidung pesek hidupnya lebih mujur dari tipe hidung lainnya. Dia akan lebih bisa bertahan di air karena nggak mudah kemasukan air. Dia juga nggak akan mudah kemasukan benda-benda asing seperti batu-batu atau kerikil.

Coba bayangkan kalau ada banjir atau tsunami, kamu nggak akan mudah tenggelam karena air nggak masuk ke hidung dan kamu masih bisa bernafas. Tapi jangan dibayangkan, ya! Cukup diaminin aja kalau kamu termasuk orang-orang yang terselamatkan.

  • Maaf ya, akibat terlalu jujur, aku jadi pesek, deh!

Masih ingat cerita Pinokio?

Boneka kayu yang hidungnya akan bertambah panjang ketika dia berbohong. Tangkis aja ejekan yang dilayangkan kepadamu dengan berdalih bahwa kamu adalah orang yang jujur. Bahkan kelewat jujur sampai hidungmu jadi pesek.

  • Karena nggak ada halangan, hidung pesek ini akan menyelamatkan saat berciuman

“Sayang, bentar aku ambil nafas dulu yah..” (bete!)

Bukan nggak mungkin kalau si hidung pesek lebih beruntung ketika berciuman. Kamu akan lebih leluasa menjangkau karena tidak terhalang oleh hidung yang panjang. Selain itu, ciumanmu bisa lebih tahan lama karena kamu tidak akan kesulitan untuk bernafas. Eits, tapi jangan dicoba sebelum waktunya, ya!

  • Walau kurang indah, kami yang berhidung pesek menganggapnya sebagai anugerah…

Daripada ngejek, mendingan kalian pahami dulu, bahwa pesek adalah mancung yang tertunda. Jadi, nggak apa-apa kalau sekarang ukuran hidung kita masih segini aja. 🙂

Punya hidung pesek nggak boleh sedih, kamu harus selalu bersyukur. Toh, punya hidung pesek juga banyak hikmahnya buat hidup kita. Hail, hidung pesek!

Sumber : Hipwee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *