Setelah Menikah Sebaiknya Tinggal Bareng Mertua atau Ngontrak Seadanya? Kamu pilih yang mana?

Posted on

Kamu pilih yang mana?

Setiap pilihan punya resikonya masing-masing. Sebelum memilih, pastikan kamu dan suami sudah memikirkan matang-matang tentang kedua opsi itu.

Loading...

Pasti semua pasangan yang baru menikah akan menghadapi dilema akan tinggal dimana. Hal ini mengingat pasangan tentunya akan tinggal bersama, kecuali yang memutuskan untuk LDM (Long Distance Marriage.

Nah, dua pilihan yang biasanya membuat mereka bingung adalah tinggal bareng mertua atau ngontrak sendiri. Ada yang bilang seindah-indahnya tinggal di rumah mertu, masih lebih enak tinggal sendiri meski rumah kontrak ala kadarnya.

Ada pula yang memilih tinggal dengan mertua dan terima segala konsekuensinya, karena jika dihitung-hitung tinggal dengan mertua jauh lebih baik.

Sebelum memilih coba ketahui dulu ini enak dan gak enaknya kedua pilihan tersebut.

Tinggal di Rumah Mertua

Gak Enaknya Tinggal Bareng Mertua

Berikut adalah daftar gak enak-nya tinggal bareng dengan mertua

Mertua ikut campur urusan rumah tangga

Tidak bisa dipungkiri, ini jadi salah satu pertimbangan berat bagi pasangan yang baru menikah jika tinggal dengan mertua. Pasti ada saatnya mertua ikut nimbrung ketika kita menghadapi masalah atau saat menjalani peran di rumah tangga.

Misalnya mertua ikut ngurusi makanan untuk anak kita, padahal kita gak cocok dengan pilihan orang tua. Tapi orang tua ngeyel menyarankan dan ngambek jika tak dituruti.

Jika ada pertengkaran, biasanya mertua akan lebih membela anaknya dibandingkan dengan menantunya.

Terikat peraturan mertua

Jika tinggal di rumah mertua, maka kita harus taat dengan aturan di rumahnya. Tak jarang ini juga menjadi sumber konflik antara mertua dan keluarga kecil kita.

Misalnya perkara hemat dalam penggunaan air. Terkadang kita sebagai anak muda sudah merasa penggunaan air sudah hemat. Namun mertua punya ukuran sendiri yang lebih terkesan irit. Kalau sudah begini, tentu tak nyaman jika harus tinggal dengan aturan yang buat kita tak masuk akal.

Tidak leluasa melakukan kebiasaan

Setiap orang pasti punya norma-norma yang dijunjung tinggi, termasuk mertua. Kadang hal ini menjadi sumber konflik juga apalagi mengingat perbedaan usia yang jauh tentunya mendorong perbedaan bagaimana cara berpikir dan berperilaku.

Misalnya, mertua menganut kebiasaan makan tidak boleh sambil tiduran dan menggunakan pakaian yang sopan saat di rumah.

Sedangkan anak muda biasanya ingin bebas dan tidak banyak aturan. Jadi lebih suka pakaian mini saat di rumah atau tak menjadikan ngemil sambil tidur sebagai masalah.

Jika kita sembarang dan tidak ikut kebiasaan di rumah mertua ya sudah tentu akan menjadi petaka untuk keharmonisan keluarga.

Enaknya Tinggal Bareng Mertua

Nah itu gak enaknya tinggal bareng dengan mertua. Lalu ada gak ya enaknya tinggal dengan mertua?

Jangan memandang sebelah mata ya, tinggal di rumah mertua juga bisa jadi surga untuk pasangan-pasangan tertentu.

Apalagi kalau mertuanya baik bagai malaikat dan pikirannya lebih terbuka dengan perbedaan.

Lebih akrab dengan mertua

Tinggal bersama mertua bisa memungkinkan kita lebih dekat dengannya loh. Apalagi kalau mertua senang kasih nasehat atau bantu kita.

Misalnya bisa belanja bareng, masak bareng, bantu-bantu kita merawat anak. Alhasil kalau ketemu mertua gak tegang, justru merasa seperti sahabat karena sangat akrab dan perhatian dengan kita.

Bisa lebih hemat

Selain itu, tinggal bareng mertua juga bisa menghemat pengeluaran kita. Tentunya kita tak perlu alokasikan uang untuk kontrak rumah.

Tapi setidaknya bantu sedikit-sedikitlah untuk biaya listrik dan air. Jadi uangnya bisa ditabung untuk beli rumah atau kebutuhan keluarga lainnya.

Anak bisa dekat dengan neneknya

Selain itu, anak juga bisa dekat dengan neneknya. Punya figur lain yang bisa diajak ngobrol dan bermain. Baik anak dan nenek tentu akan merasa bahagia.

Sama halnya dengan tinggal bareng mertua. Ngontrak yang dibayangkan orang selalu lebih menarik juga nyatanya ada gak enaknya juga lo.

Enaknya Ngontrak Sendiri

Privasi terjaga dan bisa lebih bebas

Nah enaknya tinggal sendiri adalah privasi rumah tangga terjaga. Jika kamu dan pasanganmu sedang bertengkar, orang tua tidak tahu dan kamu punya ruang bebas untuk mendiskusikannya dengan pasangan tanpa perlu sungkan dengan mertua.

Kamu juga bebas melakukan kebiasaan dan hobimu tanpa perlu mematuhi aturan dari orang lain. Asalkan aturan tersebut sudah disepakati bersama dengan suami.

Belajar hidup mandiri

Dengan tinggal ngontrak, maka kamu dan pasangan bisaa belajar mandiri menghadapi berbagai masalah rumah tangga. Disitu kamu akan benar-benar belajar dan bertanggung jawab atas setiap peran yang kamu emban.

Tentu hal ini akan membentuk kamu jadi ibu yang benar kuat dan mandiri. Serta melatihmu untuk menyelesaikan masalah sendiri tanpa harus bergantung dengan orang lain seperti orang tua atau mertua.

Merawat anak dengan caramu sendiri

Biasanya setiap orang punya perbedaan cara dalam merawat dan mendidik anak. Antara suami dan kamu saja ada perbedaan apalagi dengan mertua yang sudah beda jauh jamannya dengan kamu.

Jika tinggal sendiri, kamu bebas akan merawat dan mendidik anakmu seperti apa tanpa ada paksaan dan tuntutan dari orang tua untuk begini dan begitu. Sehingga kamu lebih merasa nyaman tanpa perlu tertekan dalam mendidik anak.

Gak Enaknya Ngontrak

Lebih boros

Dengan tinggal ngontrak tentunya penggunaan dana akan lebih boros daripada tinggal bareng mertua. Sebab kita harus mengeluarkan uang untuk sewa rumah dan membeli banyak perlengkapan baru.

Tak dapat bantuan dari mertua

Meski kadang ada perbedaan cara berpikir dan berperilaku dengan orang tua. Tapi kadang kita juga perlu lho bantuan orang tua. Apalagi jika masa-masa awal pernikahan.

Misalnya butuh tahu caranya mandiin anak dengan benar, gendong anak, dan bantu kasih saran jika kita ada masalah-masalah tertentu.

Sebab tak bisa dipungkiri mertua lebih punya banyak pengalaman dibandingkan dengan kita. Apalagi jika kita bekerja, biasanya mertua lah yang bantu jaga anak kita.

Nah jika tak ada mertua, terpaksa kita harus pekerjakan baby sitter untuk menjaga anak kita. Hal ini berdampak juga pada membengkaknya pengeluaran.

Itulah enak dan gak enaknya tinggal dengan mertua dan ngontrak sendiri, kalau kamu pilih yang mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *